Seperti pada bahasa pemrograman lain, verilog memiliki operator-operator untuk suatu operasi tertentu. Karena banyaknya operator tersebut, operator-operator dalam verilog dapat diklasifikasikan menjadi:
- Binary Operator, digunakan untuk mengoperasikan bilangan biner. Operator ini mencakup operator aritmatika, operator bit-wise, dan operator logika. Operator aritmatika digunakan untuk berbagai operasi matematik, diantaranya:
Operator
|
Fungsi
|
+
|
Penjumlahan
|
-
|
Pengurangan
|
/
|
Pembagian
|
*
|
Perkalian
|
%
|
Modulus
|
**
|
Pemangkatan
|
Operator bit-wise digunakan untuk mengoperasikan bilangan integer dalam level biner. Operasi yang digunakan adalah:
Operator
|
Fungsi
|
|
|
OR
|
&
|
AND
|
^
|
EXOR
|
<<
|
Geser kiri
|
>>
|
Geser kanan
|
<<<
|
Geser kiri bertanda
|
>>>
|
Geser kanan bertanda
|
Operator logika digunakan untuk mengoperasikan biner dengan operasi logika.
Operator
|
Fungsi
|
||
|
Logika OR
|
&&
|
Logika AND
|
Contoh pendeklarasian operasi:
- Unary Operator, menggunakan satu operand sebagai input. Operatornya hanya terdiri dari dua jenis, yaitu:
Operator
|
Fungsi
|
~
|
Negasi bit-wise (komplemen)
|
!
|
Negasi logika
|
Keduanya merupakan operator negasi, untuk dapat membedakannya, mari kita lihat contoh berikut:
Maka hasil yang diperoleh adalah:
Dengan demikian, perbedaan antara negasi bitwise dengan negasi logika adalah, negasi bitwise menghasilkan jumlah bit yang sama dengan bit operand, sementara negasi logika hanya menampilkan nilai 1-bit.
Komentar
Posting Komentar